PENDIDIKAN TAQWA DALAM SURAT LUQMAN AYAT 33-34 - Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. Di dalamnya sarat dengan informasi yang selalu hangat dan aktual dari zaman ke zaman. Walaupun segala usaha telah dikerahkan untuk menggali dan menyelami isi kandungan al-Qur’an, hal itu tidak pernah akan ada habis-habisnya. Allah Swt. berfirman: “Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)”. (QS. Al-Kahfi: 109)

Salah satu bahasan atau masalah pokok yang banyak dibicarakan dalam alquran adalah masalah taqwa. Karena ketaqwaan itu dalam agama manapun merupakan masalah fundamental. Musuh utama dari ketaqwaan adalah kejahiliyahan ( angkuh dan takabur) dan ketidak keberpendidikan. Allah swt berfirman :
Artinya :  dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia Termasuk golongan orang-orang yang kafir. (QS. Al-Baqarah : 34)
Makanya Allah menyeru manusia segala zaman mengajak manusia dari dulu sampai sekarang untuk menjaga, berbuat dengan dasar ketaqwaan itu lebih khusus melalui Alquran. sebagaimana Firman Allah swt dalam Alquran surat Annisa’ ayat 131
Artinya :  jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).
Secara umum, ketaqwaan merupakan inti ajaran Islam dan asas dasar semua aspek kehidupan muslim. Alquran juga merupakan sumber kemajuan kesejahteraan, kebahagian, keamanan dan kesentosaan,juga merupakan sumber peningkatan harkat dan martabat manusia.

Islam memperkenal konsep muttaqin sebagai identitas special bagi individu-individu yang masuk dalam kualifikasi istemewa dalam keberagamaan Islam.dan taqwa juga merupakan prestasi keagamaan yang menjadi komitmen ( tanggung jawab) dan kewajiban bagi manusia yang beragama terhadap Tuhannya sejak dulu hingga kini dan akhir masa. Sehingga dapat dikatakan bahwa taqwa merupakan titik sentral dari sebuah pengabdian spiritual insan beragama yang dapat menjadi kontrol bagi dirinya dalam kehidupan didunia.

Hakikat taqwa menurut Ibnu Qayyim aljauziah adalah Taqwa itu pada hakikatnya adalah taqwanya hati, bukan taqwa dari anggota tubuh sebagaimana Firman Allah QS:32 alhajj: 22 Begitu juga rasul mengatakan:Taqwa itu disini, beliau menunjuk kepada hatinya (dada)

Pada makalah ini ayat-ayat   yang   aka dikaji   dan ditafsirkan adalah  kandungan pendidikan yang terdapat didalam al-Qur’an surat Luqman ayat 33-34.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لا يَجْزِي وَالِدٌ عَنْ وَلَدِهِ وَلا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئًا إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ (٣٣)إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (٣٤)
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, Maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari Kiamat; dan Dia-lah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana Dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
Ayat di atas ditetapkan sebagai objek kajian penelitian atau penafsiran pendidikan karena Allah swt telah memerintahkan manusia (mukmin, munafiq, kafir dan musyrik) untuk bertaqwa kepadanya. Ayat di atas bisa dijadikan indikator sebuah pendidikan. Surat Luqman ayat 33 dan 34 ini dapat kita pahami sebagai ayat tentang pendidikan bertaqwa karena dengan jelas bahwa Allah swt mengajak, memerintahkan, atau mendidik umat manusia untuk bertaqwa hanya kepada-Nya.

Posting Komentar Blogger