Penjelasan Tokoh Pembaharu Dalam Islam - Adapun tokoh-tokoh gerakan pembaharuan dalam Islam adalah : 

Di Mesir

1. Muhammad Ali Pasya dengan usahanya menterjemahkan buku-buku asing ke dalam bahasa Arab.

2. Al-Tahtawi yang berpendapat bahwa penterjemahan buku-buku Barat ke dalam bahasa Arab penting, agar umat Islam dapat mengetahui ilmu-ilmu yang membawa kemajuan Barat. Dia juga aktif mengarang dan menerbitkan surat kabar resmi " الوقائعالمصرية" dan mendirikan majallah " روضةالمدارس" yang bertujuan memajukan bahasa Arab dan menyebarkan ilmu-ilmu pengetahuan modern kepada khalayak ramai. Dia berpendapat bahwa ulama harus mengetahui ilmu-ilmu modern agar mereka dapat menyesuaikan syari’at dengan kebutuhan-kebutuhan modern. Ini mengisyaratkan bahwa pintu ijtihad masih terbuka, tapi dia belum berani mengatakan secara terang-terangan.

http://www.ponpeshamka.com/2018/02/penjelasan-tokoh-pembaharu-dalam-islam.html
Dia juga mencela paham fatalisme.Menurutnya, disamping orang harus percaya pada qadha dan kadar Allah maka ia harus berusaha Jamaluddin Al Afghani dengan usahanya mendirikan perkumpulan “Al Urwatul Wusqo”. Pemikirannya : Islam adalah sesuai untuk semua bangsa, semua zaman dan semua keadaan.Pintu ijtihad masih terbuka, kemunduran Islam karena meninggalkan ajaran Islam yang sebenarnya. Paham qadha dan qadar dirusak oleh paham fatalisme yang membawa umat Islam pada keadaan statis, lemahnya rasa persaudaraan umat Islam.

3. Muhammad Abduh dengan pemikirannya menyatakan bahwa, kemunduran-kemunduran disebabkan oleh paham jumud di kalangan umat Islam yaitu keadaan membeku, statis, tidak ada perubahan, pintu ijtihad perlu dibuka kembali, memerangi taklid, merubah cara pandang atau faham jumud (fatalism) menjadi faham dinamis (kebebasan manusia dalam kemauan dan perbuatan).

4. Rasyid Ridha dengan usahanya menerbitkan majalah “Al Manar” yang bertujuan mengadakan pembaharuan dalam bidang agama, sosial dan ekonomi, memberantas takhayul, bid’ah, menghilangkan paham fatalisme. Pemikirannya bahwa umat Islam mundur sebab tidak mengamalkan ajaran yang sebenarnya. Perlu dihidupkan paham jihad, persatuan umat Islam, ijtihad.

Di Turki
  1. Sultan Mahmud II dengan mengadakan perubahan : dalam organisasi pemerintahan, bidang pendidikan antara lain menambahkan pengetahuan umum ke dalam kurikulum madrasah, mendirikan sekolah militer, sekolah teknik, kedokteran dan sekolah pembedahan, mengirim siswa-siswa ke Eropa.
  2. Tanzimat yaitu pembaharuan sebagai lanjutan dari usaha-usaha sultan Mahmud II, dengan tokohnya Mustafa Rasyid Pasya.
  3. Usmani muda yaitu golongan intelegensia kerajaan Usmani yang banyak menentang kekuasaan absolut Sultan, dengan tokohnya Ziya Pasya.
  1. Gerakan mujahidin dengan tokohnya Sayyid Ahmad Syahid dengan pemikirannya : bahwa umat Islam India mundur karena agama yang mereka anut tidak lagi murni, tetapi bercampur dengan faham dari Persia dan India, Animisme dan adat istiadat Hindu. Yang boleh disembah hanya Tuhan tanpa perantara dan tanpa upacara yang berlebihan, tidak boleh memberikan sifat yang berlebihan pada makhluk, sunnah yang diterima hanyalah sunnah Nabi dan sunnah Khalifah yang empat, dan menentang taklid.
  2. Sayyid Ahmad Khan dengan pandangan bahwa umat Islam India mundur karena mereka tidak mengikuti perkembangan zaman, harus menghargai kekuatan akal, menentang paham fatalisme, menolak taklid, pendidikan merupakan satu-satunya jalan bagi umat Islam India untuk mencapai kemajuan.
  3. Gerakan Aligarh, Sayyid Amir Ali. Muhammad Iqbal, Muhammad Ali Jinnah, Abul Kalam Azad, dll.

Posting Komentar Blogger