Kunjungan Bapak Azam (ketua Wadah) Malaysia - Pondok Pesantren Prof. DR. Hamka pada Tanggal 07 s/d 10 Februari 2016 dikunjungi oleh Keluraga besar Bapak Azam, beliau adalah ayah dari almarhum Ammar yang dikuburkan di perkuburan sahabat rasulullah saw di turki, beliau (ammar) adalah seorang pemuda yang mewakafkan dirinya untuk berjihad dijalan Allah swt, menuntut ilmu pengetahuan di Turki dalam rangka mengali sejarah peradaban Islam.

Ammar satu-satunya pemuda yang dinobatkan sebagi imam muda dalam pergerakan Hayrat Turki, yang merupakan pergerakan islam yang menjadikan Turki menjadi negara islam.
dari kunjungan tersebut Bapak azam banyak memberikan masukan nasehat kepada pengurus dan guru Pondok Pesantren Buya Hamka. diantara nasehat beliau yang patut kita amalkan adalah  :

1. Hidup berfaksikan akhirat
2. Mendirikan sholat berjamaah dan mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.
3. Menerapkan atau mengamalkan kandungan isi alqur'an
4. Selalu berada dalam jamaah
5. Tarbiyah sepanjang hayat.

Pada tanggal 10 Februari 2016 jam 8.00 wib beliau bertolak meninggalkan Pondok pesantren Prof. DR Hamka, sebelumnya beliau singgah di Musium Buya Hamka, pendirian musium ini juga salah satu prakarsa beliau yang disampaikan ke Bapak Gubernur Sumbar tahun 2000, pendirian Masjid Inyiak DR Nagari, Pengusulan Buya Hamka sebagi pahlawan Nasional, Bapak Moh. Natsir.

Kemudian perjalanan beliau dilanjutkan ke Pondok Pesantren Prof. DR. Hamka yang lama di Jorong Batunanggai yang pada tahun 2009 mendapat musibah gemba Sumbar, setelah itu dilanjutkan ke rumah almarhum Bapak Basyir Ghani di sigiran, beliau adalah pendiri Pondok Pesantren Prof. DR. Hamka

Terima kasih bapak azam atas bantuannya sehingga Pondok Pesantren Prof. DR Hamka di kenal orang diluar Negeri khusunya Malaysia dan Turki.

Posting Komentar Blogger